Pertanyaan :
Apa warna minyak bulus yang masih murni/asli?

Jawaban :
Minyak bulus tentu tentu saja dihasilkan dari binatang bulus yang mana cara pengambilan minyaknya bisa dilakukan dengan menjemur ditengah terik matahari atau bisa juga dilakukan dengan cara dipanaskan dengan api (di oven). Kedua cara inilah yang umum dilakukan oleh petani minyak bulus. Kedua cara diatas sama-sama memanaskan daging bulus yang akhirnya akan keluar lemak/minyak.

Umumnya minyak yang keluar dari daging bulus yang dipanaskan tersebut berwarna kuning. Bisa jadi warna ini akan sedikit berbeda dari petani satu dengan petani lainnya atau bisa juga akan berbeda antar daerah. Mungkin saja minyak bulus yang dihasilkan dari daerah kalimantan akan berbeda dengan yang dihasilkan dari daerah Papua, Jawa atau daerah lainnya. Akan tetapi warnanya tidak akan jauh berbeda, yaitu berwarna kuning.

Pertanyaan :
Kenapa ada minyak bulus yang berwarna putih bening atau abu-abu?

Jawaban :
Sebelum menjawab pertanyaan diatas, sedikit kami sampaikan mengenai bau minyak bulu yang masih murni. Bagi yang belum tahu, bau minyak bulus yang masih murni 100% adalah amis/anyir. Entah itu bulus dari daerah Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Papua atau Jawa, minyak yang dihasilkan memiliki bau yang amis.
Tentunya bagi seseorang yang memiliki indera pencium yang sangat sensitive, tidak kuat dengan bau minyak bulus ini, bisa jadi akan mual atau bahkan bisa muntah. Dengan alasan inilah, maka beberapa produsen produk minyak bulus menambahkan komposisi bahan lain pada minyak bulus dengan maksud untuk mengurangi bau amis tersebut, sehingga lebih nyaman dan akan lebih bersahabat dengan hidung anda saat digunakan.

Antara produsen yang satu dengan produsen yang lain memiliki cara sendiri untuk pencampurannya. Bisa jadi akan berbeda komposisi ataupun berbeda media dan cara pembuatannya. Perbedaan inilah yang akan menghasilkan warna minyak bulus menjadi putih bening, abu-abu atau warna-warna lainnya.

Pertanyaan :
Lalu bagaimana halnya warna minyak bulus putih?

Jawaban :
Minyak bulus putih yang masih murni juga memiliki warna kuning. Menurut informasi, bulus putih hanya dari jenis bulusnya saja, tetap saja akan menghasilkan warna minyaknya kuning.

Kesimpulan :
Pada dasarnya warna minyak bulus murni/asli adalah kuning. Sedangkan jika anda menemukan warna minyak bulus selain kuning, itu bukan sebagai tolok ukur minyak bulus palsu/KW, akan tetapi itu minyak bulus yang sudah tidak murni lagi, sudah ada komposisi bahan lainnya. Untuk mengetahui perbedaan minyak bulus asli dan palsu, silahkan baca postingan artikel ini!
Yang jadi masalah disini adalah amankah bahan lain yang digunakan sebagai campurannya? Nah, kami sarankan anda menggunakan minyak bulus yang sudah memiliki izin edar BPOM, karena keamanan sudah terjamin. Hindari menggunakan minyak bulus yang beredar dipasaran dengan harga murah, apalagi tidak memiliki izin edar BPOM.

Incoming search terms:

apa perbedaan minyak bulus yg putih dan kuning, Perbedaan minyak bulus putih, perbedaan minyal bulus pitih dan kuning, warna minyak bulus jadi putih bening