Minyak bulus merupakan produk minyak alami yang dihasilkan dari hewan bulus yang sebagian besar berasal dari Kalimantan. Hewan bulus adalah jenis hewan yang menyerupai kura-kura. Dari hewan tersebut diambil lemaknya kemudian dipanaskan di bawah sinar matahari dalam kurun waktu 30 hari. Cara tersebut merupakan cara tradisional dalam pembuatan minyak bulus. Dengan cara tersebut, minyak bulus yang dihasilkan merupakan minyak bulus murni tanpa campuran bahan-bahan kimia. Sehingga kemungkinan terjadinya efek samping minyak bulus saat pemakaian lebih kecil.

Proses penjemuran yang memakan waktu selama itu membuat minyak bulus menjadi awet, sehingga tidak memerlukan tambahan pengawet. Ada juga cara modern dalam proses pembuatan minyak bulus. Pada cara modern, biasanya minyak bulus dicampur dengan bahan-bahan dasar tambahan. Hal itu bisa mengurangi khasiat dari minyak bulus sendiri. Meskipun kelebihannya pembuatan dengan cara modern lebih cepat. Namun minyak bulus alami dengan cara tradisional mempunyai khasiat yang lebih efektif dan memberikan hasil lebih maksimal. Sehingga tidak heran, jika harga minyak bulus yang diolah dengan sistem penjemuran lebih mahal dibandingkan dengan sistem modern.

Hati-hati Efek Samping Minyak Bulus

Beberapa orang yang menggunakan minyak bulus dapat mengalami alergi. Hal tersebut wajar karena beberapa orang memang mempunyai jenis kulit yang rentan alergi terhadap kandungan tertentu. Sebagai contoh kasus ada orang yang alergi makan seafood ada juga yang tidak. Jadi bisa disimpulkan alergi yang timbul setelah pemakaian bukan dikarenakan minyak bulus yang sifatnya berbahaya. Karena minyak bulus merupakan minyak alami. Minyak bulus yang asli juga dibuat dengan cara tradisional dan memakan waktu yang cukup panjang dalam proses penjemuran. Minyak bulus murni tidak dicampur dengan bahan dasar lain misalnya pewangi atau zat kimia lainnya.

Kecuali jika mendapai minyak bulus oplosan/KW/Palsu, dikhawatirkan menggunakan oplosan bahan kimia yang berbahaya, secara otomatis memiliki efek samping yang berbahaya jika anda menggunakan minyak bulus tersebut.

Oleh karena itu anda perlu memilih minyak bulus yang asli tanpa bahan campuran. Karena umumnya, efek samping minyak bulus terjadi karena pemakaian pada minyak yang tidak murni/asli, melainkan yang sudah ada campuran atau oplosan dengan zat lain. Maka dari itu, kenalilah perbedaan minyak bulus asli dan palsu terlebih dahulu sebelum anda membelinya. Berikut ini beberapa gejala atau efek samping yang mungkin timbul saat pemakaian minyak bulus.

5 Efek Samping Minyak bulus

1. Gatal-gatal
Efek samping minyak bulus yang pertama adalah dapat bereaksi menimbulkan gatal-gatal yang tidak tertahankan bagi pemakainya. Memang, agak aneh jika demikian karena secara fungsi, minyak bulus bisa mengatasi gatal-gatal.
Biasanya hal ini terjadi pada orang yang memiliki kulit yang sangat sensitive dimana tidak cocok menggunakan minyak bulus. Untuk menghindari efek samping tersebut, sebaiknya anda memulai pemakaian dengan mengoleskan sedikit saja pada bagian tubuh. Tujuannya untuk memastikan apakah produk minyak bulus cocok untuk kulit anda atau tidak.
Pastikan juga keaslian produk sebelum membeli. Jangan tergiur dengan harga yang murah. Karena minyak bulus banyak yang diberi bahan campuran sehingga tidak lagi murni. Hal tersebut mengurangi khasiat dari minyak bulus dan bahkan berbahaya bagi kulit. Minyak bulus yang asli menggunakan minyak alami dari hewan bulus dan melalui proses yang cukup panjang. Sehingga harganya pun lebih mahal. Meski begitu khasiatnya tinggi dan hasil yang diperoleh lebih optimal.

2. Iritasi
Beberapa orang mempunyai jenis kulit yang sensitif. Dalam arti lebih rentan mengalami alergi terhadap kandungan bahan tertentu. Jika anda termasuk orang yang memiliki jenis kulit demikian, ada baiknya anda lebih waspada dalam pemakaian minyak bulus. Pada beberapa orang, efek samping dari pemakaian minyak bulus adalah dapat menyebabkan gatal, kemudian kulit menjadi merah karena terlalu sering digaruk. Lama kelamaan dapat menyebabkan iritasi kulit. Jika anda mengalami masalah tersebut sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter agar iritasi tidak berlanjut.

3. Baunya Menyengat (amis atau anyir)
Minyak bulus sudah dikenal mempunyai bau khas anyir yang cukup menyengat. Untuk beberapa orang, bau ini dirasa mengganggu dan membuat kurang nyaman. Bau anyir minyak bulus tersebut dikarenakan minyak bulus yang terbuat dari tempurung kura-kura asli yang kemudian dipanaskan dalam waktu 30 hari sampai berubah menjadi minyak kental. Tak heran jika baunya menyengat, apalagi jika minyak bulus asli yang tidak dicampuri apapun alias murni. Untuk mengatasi efek samping minyak bulus tersebut, anda bisa mencampurkan dengan minyak zaitun. Atau bisa juga menggunakan esensial buah-buahan setelah proses pemakaian.

4. Jerawat Bertambah
Manfaat minyak bulus salah satunya dikenal sebagai obat penghilang jerawat. Namun efek samping yang mungkin timbul dari pemakaian minyak bulus bisa juga malah memperparah jerawat tersebut. Hal ini terjadi pada orang yang mempunyai kulit yang tidak cocok dengan kandungan minyak bulus. Untuk menghindarinya, mulailah dengan pemakaian sedikit dulu untuk memastikan kecocokan. Jika memang cocok pemakaian bisa dilanjutkan untuk mengatasi masalah jerawat. Sedangkan bila tidak cocok, sebaiknya hentikan pemakaian minyak bulus tersebut.

5. Mual dan Muntah
Masih terkait dengan bau minyak bulus yang amis dan menyengat, efek samping minyak bulus pengikutnya adalah mual dan muntah yang diakibatkan bau tersebut. Terjadi pada pemakai yang tidak tahan dengan bau tersebut. Oleh karena itu anda disarankan menggunakan masker untuk mengurangi bau tersebut. Segera bersihkan ketika proses pemakaian selesai dilakukan.

Itulah tadi 5 efek samping minyak bulus yang mungkin timbul pada saat pemakaian. Meski memiliki banyak khasiat, sebaiknya anda lebih berhati-hati dalam pemakaian. Untuk pemakaian pertama kali, oleskan sedikit dulu di kulit anda. Tunggulah apakah bereaksi menimbulkan salah satu efek samping di atas atau tidak. Jika dirasa membahayakan lebih baik menghentikan penggunaannya. Semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

efek samping minyak bulus, efek samping minyak bulus palsu, manfaat dan efek samping minyak bulus, efek samping minyak bu, efek samping minyak bulus putih, bahaya minyak bulus palsu, Efek samping minyak, Efek samping minya, efek negatif minyak bulus, ciri ciri tidak cocok menggunakan minyak bulus