Minyak bulus banyak memiliki manfaat yang sudah banyak orang membuktikannya. Akan tetapi satu hal yang tidak disukai pada minyak bulus adalah baunya. Karena bau minyak bulus asli sangat amis atau anyir. Ini yang menjadi salah satu ciri minyak bulus asli. Ciri lainnya bisa anda baca selengkapnya pada postingan ini!

bau minyak bulus

Keaslian minyak bulus menjadi penentu besar akan manfaat yang akan dihasilkan. Jadi jika anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal dari penggunaan minyak bulus, anda harus bersiap-siap menahan baunya yang amis. Bau amis minyak bulus ini berbanding lurus dengan hasil yang akan didapat nantinya seperti kulit menjadi halus, jerawat berkurang, kulit menjadi kencang, payudara menjadi kencang, gatal-gatal terobati dan manfaat minyak bulus lainnya.

Cara menghilangkan bau minyak bulus

Jika anda sangat sensitive terhadap bau amis, maka beberapa tips atau cara menghilangkan bau amis minyak bulus ini bisa dicoba. Dengan maksud anda bisa tetap memakai minyak bulus dan bau amisnya bisa berkurang.

1. Gunakan penjepit hidung
Cara sederhana yang pertama dengan menjepit hidung dengan penjepit. Tidak perlu alat penjepit khusus, anda pun bisa menggunakan penjepit baju yang biasanya untuk menjemur baju. Pilihlah penjepit yang tidak terlalu kuat agar hidung anda tidak sakit nantinya. Tidak lama, jepitlah hidung anda saat anda memakai minyak bulus saja, sekitar 15 menit hingga maksimal 30 menit sudah lebih dari cukup. Dengan cara ini, maka bau minyak bulus bisa berkurang.

2. Campur dengan bibit minyak wangi
Untuk melakukan cara yang kedua ini, sebisa mungkin anda konsultasikan dengan dokter kulit terlebih dahulu, konsultasikan mengenai bibit minyak wangi yang akan anda gunakan, apakah aman bagi kulit anda atau tidak. Ingat tujuan melakukan pencampuran ini, bukan menjadikan minyak bulus menjadi wangi. Akan tetapi hanya sekedar mengurangi bau amis dari minyak bulus. Jadi tidak perlu banyak memberi campurannya nantinya. Dikhawatirkan jika terlalu banyak memberi campuran, khasiat dari minyak bulus akan berkurang.

Sebelum menggunakan untuk wajah, ada baiknya anda melakukan test pada bagian tubuh selain wajah terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kulit anda cocok dengan campuran minyak bulus dengan bibit minyak wangi tersebut. Cara melakukan test adalah dengan memberikan minyaknya misal pada bagian lengan, kemudian plester dan biarkan selama minimal 8 jam misal pada malam hari selagi tidur. Lakukan selama 2-3 hari dan lihat kulit anda tersebut, apakah ada alergi atau tidak. Jika tidak ada alergi dan dirasa cocok, maka anda bisa mengaplikasikannya pada wajah anda.

3. Pakai minyak bulus yang sudah dicampur
Jika anda merasa repot dengan cara nomor 2 diatas, anda bisa memilih produk minyak bulus yang sudah ada campurannya. Ada beberapa produk yang mana sudah diracik atau diramu dengan bahan lain. Salah satu tujuan peracikan tersebut juga untuk mengurangi amisnya bau minyak bulus. Biasanya harga minyak bulus yang sudah ada campurannya ini lebih murah bila dibandingkan dengan minyak bulus yang masih murni 100%.

Nah dari ketiga cara menghilangkan bau minyak bulus diatas, anda bisa mencobanya salah satu diantaranya. Namun, jika anda tidak begitu sensitive dengan bau, kami sarankan anda tetap menggunakan minyak bulus yang masih murni (tidak ada campuran) untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Apapun cara yang akan anda lakukan diatas, yang tidak kalah pentingya adalah dengan menggunakan minyak bulus secara rutin dan harus memperhatikan cara pakai minyak bulus yang benar.